Sunday, July 8, 2012

Bahagia Setelah Sabar

   Tersebutlah seorang wanita janda yang memiliki anak lelaki semata wayang. Suatu hari, putranya pergi jauh. Setelah lama kepergiannya, tak ada berita tentangnya. Ibu tersebut mengkhawatirkan kondisi putranya dan takut terjadi sesuatu padanya. Kemudian dia datang menghadap Imam Ja'far al-Shadiq dan mengatakan, "Putraku telah lama pergi dan hingga sekarang belum kembali juga."



   Imam Ja'far al-Shadiq mengatakan, "Bersabarlah dan Tenangkan dirimu!" Wanita itu pergi dan setelah beberapa hari menanti putranya belum juga datang, pilar kesabarannya mulai goyah dan dia kembali datang menghadap Imam Ja'far seraya mengatakan, "Putraku telah lama pergi. Apa yang mesti kulakukan?" Imam Ja'far mengatakan, "Bersabarlah dan hadapilah dengan Tegar!" Wanita itu mengatakan, "Demi Allah, kesabaranku telah sampai pada puncaknya dan saya tak sanggup lagi Bersabar."

   Imam Ja'far mengatakan, "Sekarang Pulanglah! Putramu telah datang." Wanita itu bergegas menuju rumahnya. Dia melihat ternyata putranya telah datang. Dia pun sangat bahagia dan berkata dalam hati, "Apakah wahyu turun pada Imam Ja'far? Dari mana beliau mengetahui bahwa putraku telah datang? Saya ingin menanyakan perihal ini kepada beliau."

   Kemudian wanita itu datang menemui Imam Ja'far dan mengatakan, "Benar, putraku telah datang, sebagaimana yang anda katakan. Apakah wahyu turun kepada anda sehingga Anda mampu menyampaikan berita ghaib seperti ini?"

   Imam Ja'far mengatakan, "Saya menyimpulkan berita ini dari sabda Rasulullah yaitu, 'Ketika kesabaran manusia sampai pada puncaknya, maka kebahagiaan akan menjelangnya.' Tatkala kesabaranmu telah sampai pada puncaknya, saya tahu bahwa persoalan anda telah terpecahkan. Atas dasar ini, saya mengatakan kepada anda, 'Sekarang Pulanglah! Putramu telah datang.', dan beritaku sesuai dengan kenyataan."

No comments:

Post a Comment

Submit your website